Thursday, November 13, 2008

Si Ekor dan Si Laba- laba di sarang PIPILAKA

Ini si ekor, kucing lucu yang tinggal di Sekolah Komik PIPILAKA, di beri nama si ekor karena bulu ekornya panjang dan bagus, si ekor kucing betina, umurnya kurang lebih 2 tahunan. Si ekor hobinya main, makan dan tidur... heheheheh, tapi menyenangkan juga ada si ekor, biasanya si ekor menjadi pelipur lara saat kami bosan dalam pekerjaan, jadi saat jenuh kita bermain sama si ekor, hilanglah sedikit penat di kepala ini.
saat foto ini diambil si ekor sedang hamil tua... bentar lagi si ekor melahirkan .. doakan berhasil lahirannya... :)



Yang ini adalah si laba-laba, sudah 43 ekor yang berhasil kami tangkap selama 2 tahun terakhir. Biasanya si laba-laba kami temukan di toilet, garasi, dapur, dan dibeberapa tempat yang lembab.
Ukuran laba-laba yang kami temukan ini antara 1 cm - 5cm.
Saat browsing di google jenis laba-laba ini mirip dengan Lobo Spider tapi entahlah ini jenis laba-laba apa ya... , mungkin temen-temen ada yang tahu??? (kasih tau ya ... )
Entahlah ada berapa banyak laba-laba di Sekolah Komik PIPILAKA, sepertinya ada sarangnya .... ihhh serem ...

Sunday, November 9, 2008

Semua dari Hati

"Allah tidak mengabulkan doa dari hati yang lengah dan ragu"
(Nabi Muhammad. SAW
)

Kutipan kalimat diatas saya ambil dari sebuah hadist tapi sayang saya gak tau perawinya ...
dari hadist diatas tersirat bahwa kalo kita ragu berdoa dalam arti kata kita ragu meminta berarti belum tentu Allah Akan mengabulkan.

Seperti dalam buku Quantum Ikhlas -Erbe Sentanu-
"Jika ingin sukses tapi hati ini merasa takut, stress, bingung, ragu, tak terarah/terpuaskan, ada masalah, trauma, hopeless, kebiasaan buruk, dll. Tentu saja kesuksesan akan sulit kita raih, karena semua keinginan adalah bentuk keputusan sementara dikepala kita, sementara itu perasaan merupakan keputusan final di hati kita. Jadi kita harus berhasil dulu membuat hati ini setuju dengan pikiran kita."

Mungkin itu ya yang membuat doa kita belum terkabul karena hati kita penuh ketidakikhlasan dan keyakinan bahwa Allah akan mengabulkan doa-doa kita. Wallahualam.

Thursday, November 6, 2008

Hari Baik

"Ada seorang teman yang akan menikah, katanya mau dihitung dulu hari baiknya kapan?" mmmm ... itulah Indonesia, tradisi seperti ini masih melekat bahkan di zaman yang sudah serba modern gini. Tapi sebagai wawasan, gak ada salahnya untuk tahu, kita hormati saja. Yah ... ternyata tradisi ini masih tetap ada yang mempertahankan, untuk saya pribadi cukup tahu saja tapi tidak mempercayai.

Menurut saya semua hari itu baik, kita tidak berhak untuk mendeskripsikan hari A baik ato hari B sial..., kalo kasus temen saya diatas tadi yang mau nikah ditung-itung dulu gimana jadinya kalo gak nemu-nemu hari baiknya????? gak jadi dunk nikahnya ... (kasihan banget ya). Menurut saya yang menentukan hari ini baik atau tidak bukan berdasarkan itung-itungan apapun, tapi berdasarkan sikap kita sendiri, bagaimana kita bisa membuat hari ini lebih baik dari hari kemaren... begitulah ... Wallahualam.


======

Tuesday, November 4, 2008

Berpikir Vs Marah


Suatu hari teman dekat saya bercerita tentang berpikir dan marah menurutnya:


"Saat kita marah setelah itu pasti berfikir karena biasanya setelah marah menimbulkan rasa menyesal dan gak enak hati, tapi kalo kita berfikir dulu sebelum marah bisa jadi gak jadi marahnya"


Betul juga sih ... , pernah teori ini saya praktekan, ketika itu saya sedang merasa kesal yang sangat dengan seseorang karena sebuah urusan, rasanya darah ini udah naik sampai ke ubun-ubun kepala dan siap di tumpahkan menjadi amarah, tapi saya ingat perkataan teman saya itu, jadi yang saya lakukan pergi sejenak berdiam untuk berfikir dan menenangkan diri dan yakin akan ada jalan keluarnya ... ya ... ya ... ya ... teori teman saya itu benar ... saya gak jadi marah sama seseorang itu tapi memilih tersenyum dan menyelesaikan masalah bersama. Asik happy ending dech :)

Wah buat teman- teman yang baca ini ... bisa di coba tuch teori ini. Semoga bermanfaat ya :)


Monday, November 3, 2008

"Pelayanan Terbaik"


===
"Pembeli adalah Raja"

Kata-kata itu sering kita dengar, apalagi kata-kata ini sering di ucapkan oleh seorang pembeli yang mengharapkan sebuah pelayanan yang baik. Tapi memang benar ... ketika kita menjual sebuah produk ato jasa kita harus memberikan pelayanan yang terbaik untuk klien kita.

Beda halnya kalo kita menghadapi seorang klien yang rese cerewet ... ya pokoknya segala sifat yang mengesalkan ada di dia semua ... pastinya kita BT juga kan. tapi selama di lapangan saya punya tips & triks mengatasi seorang pembeli atau klien yang seperti itu (biasanya pembeli atau klien dibidang jasa) ini dia:

1. Ada tipe klien yang banyak maunya nah sikap kita jadilah pendengar yang baik, dengarkan mau nya dia sampai sedetil mungkin.

2. Ada tipe klien yang susah diajak diskusi alias keras kepala, nah sikap kita cari gaya dia memecahkan masalah, sampai dia berfikir kita berada dipihak dia yang akan sama-sama memecahkan masalah dan mendapatkan solusi atas permasalahan yang dia hadapi, sampai akhirnya kita bisa tau titik masalahnya dimana dan bagaimana solusinya supaya bisa didiskusikan.

3. Ada tipe kilen yang gak mau tau yang penting jadi n tepat waktu. .. nah kadang suka bingung ngadepin klien seperti ini, tapi kalo ngadepin klien seperti ini ga perlu dikasih banyak alternatif langsung berikan pesanan yang sesuai dengan apa yang dia butuhkan, yang penting waktu yang dia minta sesuai, tentu saja dengan tidak mengurangi kualitas produk atau pelayanan jasa yang kita berikan. Insyaallah klien akan senang dan puas.

Bagaimanapun tipe klien yang kita hadapi dan apapun yang terjadi ketika di lapangan bersikaplah santun, dan tenang juga presuasif agar klien yakin dengan sesuatu yang akan kita jual, juga merasa puas dengan pelayanan yang kita berikan.

Otreh ... semoga bermanfaat

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...