Wednesday, March 8, 2017

NHW #7 : Tahapan Menjadi Bunda Produktif

Ini kali pertama saya mengisi test bakat, selama ini hanya menjalankan sesuai dengan apa yang disuka dan yang dirasa mampu untuk melakukannya serta fokus meyakini akan potensi yang sudah ada. Materi NHW ke-7 ini begitu membuat saya tercerahkan, di sini dijelaskan bagaimana cara agar kita bisa produktif dan menemukan misi hidup kita pada bidang yang paling tepat, salah satu caranya dengan test minat dan bakat. Alhamdulillah setelah mengisi test di temubakat.com, berikut ini sedikit cerita tentang kekuatan, minat serta kelemahan saya. Hasinya tidak jauh beda dengan apa yang saya rasa dan jalani selama ini, berarti saya memang sudah begini dari dulu kali yaaa :)

Kekuatan :
Saya senang bisa mengatur orang (ARR) untuk bisa bekerja sama dan melaksanakan suatu tugas, tapi tidak dengan cara memerintah top-down. Lebih nyaman bagi saya bila mengatur dan mengelola orang-orang dengan cara memotivasi (MOT). Saya juga bisa mengelola daya pikir untuk bisa mengkreasikan sesuatu (CRE). 
Selain itu sebagai seorang ibu, saya juga berlatih untuk membiasakan diri agar dapat mengajar (EDU) dan menyampaikan keterampilan agar bisa difahami baik oleh anak-anak ataupun entitas yang lebih luas dengan cara yang membangun (MOT). Hal ini sering saya lakukan saat membuat acara gratis bernuansa edukasi (SYN) yang rutin diadakan sebulan sekali untuk orang tua dan anak-anaknya (SER). 
Peran lain yang secara alamiah dan terus bisa saya asah dengan energi minimal adalah sebagai seorang pemasar (MAR), karena secara mental saya sangat bisa menghadapi orang-orang untuk mempromosikan sesuatu secara strategis, terutama dengan cara-cara yang lembut, santun dan tidak memaksa. 

Kelemahan : 
Secara alamiah saya merasa kurang dalam hal ke-administrasi-an (ADM) namun bila dipaksa mungkin bisa, tapi secara natural dalam hal keteraturan, kerapihan dan perencanaan masih banyak orang yang lebih baik dari saya.
Sama dengan keadministrasian, saya juga merasa kurang dalam hal proses menganalisis (ANA) sesuatu, sangat bukan saya banget. Hal ini juga berkaitan dengan kurangnya keahlian saya dalam mengeksplorasi (EXP) dan mengevaluasi (EVA) sesuatu hal secara mendalam.
Lalu, saya juga bukan tipe yang bisa mempengaruhi orang dengan cara frontal dan lugas (CMD). 

Berikut aktivitas saya dalam 4 kuadran :
1. Hal yang saya suka dan bisa

  • Membantu orang lain yang membutuhkan masukan.
  • Public speaking.
  • Crafting.
  • Motivating.
  • Mengikuti training, seminar (menuntut ilmu).
  • Berkomunitas.
  • Mencari dan membuat kegiatan untuk anak belajar.
  • Membaca buku.
2. Hal yang saya suka dan tidak bisa (bisa sedikit kali ya, bukan gak bisa sama sekali)

  • Desain.
  • Menulis.
  • Memasak.
  • Mengarsipkan dokumen dengan rapih.
  • Mencatat keuangan.
3. Hal yang saya tidak suka dan bisa

  • Menyetrika.
  • Mengerjakan berkas pajak.
4. Hal yang saya tidak suka dan tidak bisa

  • Memperbaiki kerusakan rumah, bocor, kran mampet.
  • Berkebun.
  • Memelihara binatang.

Tuesday, March 7, 2017

Monday, March 6, 2017

Aluna & Hanami


Alhamdulillah, Familia Kreativa sekarang punya tim cerita... Tim cerita ini khusus dikembangkan untuk mengolah cerita anak-anak Indonesia ke dalam aneka buku-buku cerita yang semoga bisa meluncur di tahun ini.
Sambil tim cerita beraksi di dunianya, ayah Yanuar Rahman ambil tokoh yang mereka buat... dan coba-coba bikin cerita sendiri... kenalkan keluarga baru di Familia Kreativa, Aluna dan Hanami...

sedikit bercerita tentang karakter Aluna dan Hanami : 

Aluna dan Hanami, biasa dipanggil Luna & Nami atau Una & Ami adalah anak kembar tidak identik yang lahir berjarak 9 jam. Saat ini mereka berusia 7 tahun dan baru masuk sekolah dasar kelas 1 di dekat rumah.

Aluna  : Sensitif, lembut, perasa, empati, galak, mudah kesal apalagi jika diganggu adiknya, pemikir, pengamar, cenderung introvert, senang membaca buku.


Aluna 



Hanami : Ceria, terbuka, iseng, cuek, easy going, kurang sensitif, tomboy, gampang nangis, lebay, senang bermain di luar.



Hanami


komik strip  Aluna dan Hanami 






Sunday, March 5, 2017

Silaturahim Malang - Surabaya

Bulan maret ini momen yang sangat ditunggu oleh saya dan suami akhirnya tahun ini bisa terbitkan lagi buku aktivitas untuk anak yaitu buku terka aksara. selain momen itu yang dinanti, tour Malang - Surabaya menjadi agenda yang utama di bulan ini, dimana familia kreativa mengisi beberapa acara antara lain :

Crafting bersama adik-adik Sahabat Alam Cilik 

Jelajah cita-cita dengan IIP Malang



Berlayar dengan Teman Barruna




Tiga acara diatas yang akan menemani perjalanan silaturahim kami ke Malang dan Surabaya, review  kegiatan akan diceritakan setelah acara terlaksana di tulisan selanjutnya :) 

Thursday, March 2, 2017

NHW #6 : Menjadi Manajer Keluarga Handal






Alhamdulillah di NHW 6 ini diingatkan bahwa sejatinya seorang ibu bisa menjadi manajer yang handal dengan konsisten meletakan sesuatu yang utama menjadi yang pertama dan melakukan tahapan-tahapan sebagai berikut

1.      Tuliskan 3 aktivitas yang paling penting, dan 3 aktivitas yang paling tidak penting

Tiga aktivitas penting saya :
a. Beribadah
Aktivitas ini yang sedang dikonsistenkan dari hari kehari inginya lebih baik dari hari sebelumnya bahkan lebih.
b. Pendidikan anak & keluarga
 Dalam hal ini karena sedang menjalankan Homeschooling, maka penting bagi saya dan suami untuk terus membersamai anak-anak dengan merancang kegiatan, membuat kurikulum belajar , menstimulasi dan evaluasi juga melihat bakat minat anak.
c. Pengembangan diri
Hal pengembangan diri sangatlah penting ketika ingin menjadi seorang profesional, berupaya konsisten menuntut ilmu, membaca buku, menkonsep buku baru, menghadiri kelas atau seminar dan workshop baik online maupun offline, tak lupa disertai olahraga.

Tiga Aktivitas Tidak Penting
1. Berselancar di dunia maya/medsos yang tidak sesuai kontkesnya.
2. Mengerjakan pekerjaan yang bukan list pekerjaan
3. Mengomentari timeline medsos orang lain


2. Waktu anda selama ini habis untuk kegiatan yang mana?

Alhamdulillah sejauh ini porsi waktu bersama anak-anak lebih banyak, terutama anak no 1 yang sedang mencoba untuk menjalankan HS, dimana saya sedang berusaha menjalankan jadwal yang sudah dibuat. namun tidak dipungkiri, ketika rehat sambil mengAsi anak ke 3, tidak terasa sudah cukup lama waktu terbuang untuk berselancar melihat timeline di medsos

3. Jadikan 3 aktivitas penting menjadi aktivitas dinamis sehari-hari untuk memperbanyak jam terbang peran hidup anda, tengok NHW sebelumnya ya, agar selaras.

Baik, Insyallah selaras

4. Kemudian kumpulkan aktivitas Rutin menjadi satu waktu, berikan ‘kandang waktu’, dan patuhi cut off time (missal Anda menuliskan bersih-bersih rumah jam 5 -6, maka patuhi waktu tersebut)

*Jadwal Kegiatan Harian*

04. 00-05.00 : Bangun, sholat , mengaji
05.00-05.30 : jalan pagi
05.30–08.00 : Mencuci, memasak, sarapan, memandikan anak- anak
08.00-09.00: Beres-beres

5. Jangan ijinkan agenda yang tidak terencana memenuhi jadwal waktu harian anda.
Oke siap.

6. Setelah tahap di atas selesai anda tentukan. Buatlah jadwal harian yang paling mudah anda kerjakan. (Contoh kalau saya membuat jadwal rutin saya masukkan di subuh-jam 07.00 – jadwal dinamis ( memperbanyak jam terbang dari jam 7 pagi- 7 malam, setelah jam 7 malam kembali ke aktivitas rutin yang belum selesai, sehingga muncul program 7 to 7)

Aktivitas dinamis dari jam (09.00-21.00)
Belajar bersama anak, mengantar aktivitas anak diluar rumah, membaca buku, mencari referensi belajar, Jalin silaturahim dengan editor dan penerbit.

7. Amati selama satu minggu pertama, apakah terlaksana dengan baik?
kalau tidak segera revisi, kalau baik, lanjutkan sampai dengan 3 bulan.

Alhamdulillah sejauh ini, jadwal inilah yang cocok dengan aktivitas saya. Semoga Allah mudahkan kita semua dalam menjalankan peran kita sebaik mungkin sebagai pendidik generasi


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...